Monday, May 7, 2012

Pewarna alami atau bukan yaaa...


Assalamualaikum readers.
Alhamddulillah aku bisa update blog lagi. Dan post kali ini sedikit ada ilmunya, dan penting bagi kesehatan kalian semua.

Aku dapatt ide untuk posting ini setelah tadi pagi aku ada percobaan yang menurutku seru dan menyenangkan. Yakni percobaan untuk pewarna tahu kuning. Kalian pasti sudah tahu kan tahu kuning, tahu yang biasanya dibuat oleh-oleh khas Kota Kediri. Menurutku tahu kuning itu rasanya lebih enak daripada tahu biasa. Dan harganya pun memang sedikit mahal jika dibandingkan dengan harga tahu biasa. Dan tidak di sembarang tempat tahu ini dijual, kalau di Kediri pasti banyak yang menjual tahu kuning ini, tapi kalau di kota lain jarang yang menjual tahu ini, mungkin ada di beberapa pasar tetapi tidak semua pasar menjual tahu kuning.

Awalnya, pewarna tahu kuning ini dibuat dengan kunyit. Tetapi, mungkin dengan seiring berjalannya waktu, penjual tidak lagi memberikan pewarna alami pada pembuatan tahu kuning, entah itu pewarna makanan ataupun yang lain. Memang tidak semua tahu kuning sudah tidak lagi menggunakan pewarna alami, aku sendiri sudah mengujinya kok, dan terbukti ternyata masih ada penjual yang menggunakan pewarna alami yakni kunyit.

Dari 2 tahu yang aku beli ditempat berbeda, ternyata kedua tahu itu tidak menggunakan pewarna alami, tetapi aku tidak tahu penjual itu menggunakan pewarna apa karena aku tidak melakukan percobaan untuk mendeteksi itu.

Dan proses percobaannya itu :
  1. Letakkan tahu kuning pada piring ataupun yang lain juga bisa.
  2. Campur sabun colek dengan air, dan aduklah agar air dan sabun bisa tercampur.
  3. Teteskan air sabun pada tahu kuning.
  4. Amatilah perubahannya setelah ditetesi air sabun!
Jika tahu kuning tersebut menggunakan pewarna alami yakni kunyit, maka tahu kuning tersebut akan berubah warna menjadi merah kecoklat-coklatan, tetapi jika tahu kuning tersebut tidak menggunakan kunyit maka tahu kuning tersebut tidak berubah warna tetapi warna kuningnya sedikit luntur.
Berikut foto-fotonya :
Tahu 1 dan Tahu 2 (Tahu ini belinya di tempat berbeda)

Tahu 1 dan 2 setelah ditetesi dengan air sabun. Tidak ada perubahan warna.


Lebih jelasnya perubahan pada tahu yang tidak menggunakan pewarna kunyit. Warna kuningnya sedikit pudar setelah ditetesi air sabun
Setelah itu, kelompok aku diberi sepotong kecil tahu kuning yang lain, namanya tahu serasi. Seperti dibawah inilah...


Setelah kelompokku diberi tahu ini, akhirnya kami segera mengujinya dengan memberi beberapa tetesan air sabun dan hasilnya....Tahu ini menggunakan pewarna alami. HEBAT!!! Selamat yaaa....

Awalnya kami sempat tertegun karena diantara tahu yang kami beli (sekelas) tidak ada yang menggunakan pewarna alami, setelah ditetesi semuanya tidak berubah warna menjadi merah kecoklat-coklatan. Setelah kami menguji tahu serasi ini akhirnya kami lega, karena di dunia ini masih ada orang yang baik hati dan memanfaatkan alam kita.

Cukup sekian, terima kasi kalian sudah membaca posting ini. Semoga bermanfaat...

Wassalamualaikum....

3 comments:

  1. Nice info ^^ Thanks for sharing! You have a great blog, mind to follow each other? :)

    Join my birthday giveaway, open internationally, win pretty mini dress or magnificent outwear! Click here \(^o^)/
    Cheers,
    Karina Dinda R. ♥
    BLOG | TWITTER | SHOP

    ReplyDelete
  2. astagfirullah :( i love eat tofu too but its really scare if they use it. and btw join my giveaway for 5 winners and make sure you have change to winning !! if you had a time please check my blog :) good luck :D

    join my second giveway for 5 winners

    http://newsabesabrina.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe, so you must be careful if you want to eat tofu. Of course, i will join your giveaway dear because I'm so happy if I follow it. Thankyou :)

      Delete